Rumah adalah sebuah hunian yang sangat dibutuhkan oleh kita. Yang mana kita butuh tempat berlindung, tempat beristirahat, tempat bercengkerama, tempat makan, tempat menyimpan barang-barang berharga kita, dan status kita. Nah.... sudah dipastikan rumah adalah salah satu kebutuhan pokok kita, apa jadinya jika kita tidak punya rumah.
Sekarang ini memang banyak bermunculan aneka bentuk rumah yang cukup beragam. Dari yang model klasik, modern, dan minimalis. Material yang digunakan pun bermacam-macam, dari bahan kayu, beton, dan kaca. Semua tergantung keinginan sipemilik rumah itu sendiri.
Di indonesia, lahan peruntukan rumah pun beragam pula. Dari lahan tanah keras, tanah gembur (gambut), tanah rawa, tanah berpasir dan lain sebagainya. Bisa kita lihat contoh lahan yang ada kalimantan misalnya: tepatnya dibanjarmasin, lahannya unik yaitu tanah rawa, dalam pikiran kita pastinya apa mungkin sih, rawa kok bisa dibangun rumah .... heemmmmm, kok aneh. yap!! memang begitu faktanya. Tuhan menciptakan tempat tersebut pastinya ada solusi dengan segala kuasanya. Dibanjarmasin tanah rawa tetap bisa didirikan bangunan, bagaimana caranya ?
Nah, mungkin penemuan atau penelitianlah istilahnya. ternyata bangunan yang berdiri diatas rawa tersebut berdiri/ ditopang pondasi dari terucuk galam.... wow!! unik.
Gambar diatas adalah tanah rawa yang sudah ada urugan tanah, jadi rawanya sudah tertutup. Tetap saja aplikasi pancang galam harus. Kenapa kok harus memakai pondasi terucuk galam ? nah, disini ada filosofinya; bahwa sifat daripada kayu galam, apabila kayu galam ditancapkan kedalam tanah rawa/ tanah berlumpur dia besifat mengikat dan susah untuk digerakkan, jadi sifatnya menstabilkan posisi bangunan dan kayu galam tidak akan lapuk oleh umur. Karena kayu galam akan tetap hidup, uniknya adalah dia tetap dan tidak tumbuh. galam dipancangkan sampai pada kedalaman dan menyentuh tanah keras. untuk menemukan dimana lapisan tanah keras, bisa menggunakan uji sondir. akan tetapi biasanya untuk rumah sederhana 1 lantai dan 2 lantai cukup menggunakan panjang galam 4 - 7 meter. aplikasi pemancangan dipancang diarea footplate, isi masing-masing footplate cukup banyak antara 16 - 36 batang, tergantung kondisi tanahnya.
itu sekilas pengetahuan mengenai pondasi terucuk galam yang diaplikasikan di tanah rawa banjarmasin.
Kembali ke topik awal, yaitu mengenai rumah. untuk kenyamanan rumah pastinya harus mencakup tata ruang dalam, sirkulasi dan fungsi serta kenyamanan. misal, rumah minimal ada; ruang tidur, ruang makan, km/wc, dapur, ruang tamu, dan gudang jika diperlukan (jika masih cukup ruang). berapapun ukuran tanah, kita harus bisa memaksimalkan kebutuhan ruang.
Tak kalah penting tampak bangunan juga harus memiliki estetika, jadi terlihat indah, enak dipandang dan tidak membosankan.
Banyak cara untuk bisa medapatkan desain yang pas dan sesuai selera. Bisa berselancar diinternet misalnya, banyak inspirasi disana. atau sudah browsing tapi masih sulit mengaplikasi ke kebutuhan yang diinginkan bisa mengunakan jasa konsultan, mudah bukan! saking banyaknya persaingan desain, banyak yang menawarkan dengan harga yang bersaing.
bagi yang ingin dibantu dalam mendesain rumah, kami bersedia membantu.
harga yang kami tawarkan untuk:
- type sederhana satu lantai per meter persegi berkisar 20-30ribu dan untuk,
- type sederhana dua lantai per meter persegi berkisar 30-40ribu.
tergantung tingkat kesulitan gambar.
contact person :
JOKO
0821 5323 9434
7FB03333
SUNJACC MODISTE
jl. pandu guntung paikat banjarbaru

Tidak ada komentar:
Posting Komentar